{"id":7884,"date":"2023-11-27T03:06:08","date_gmt":"2023-11-27T03:06:08","guid":{"rendered":"https:\/\/siberone.id\/?p=7884"},"modified":"2023-12-05T03:27:59","modified_gmt":"2023-12-05T03:27:59","slug":"syafranuddin-ajak-perkenalkan-anak-tentang-kearifan-lokal-dulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/2023\/11\/27\/syafranuddin-ajak-perkenalkan-anak-tentang-kearifan-lokal-dulu\/","title":{"rendered":"Syafranuddin Ajak Perkenalkan Anak tentang Kearifan Lokal Dulu"},"content":{"rendered":"<p>SIBERONE.ID, SAMARINDA \u2013 Melihat keceriaan dunia anak di momen kegiatan Membaca dan Mendogeng Bersama 1.000 Anak, membuat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Syafranuddin teringat masa kecilnya. Bahkan raut haru terlihat jelas di wajahnya, Minggu (26\/11).<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat menyukai anak-anak. Makanya meskipun kondisi saya belum pulih sepenuhnya, saya tepat mengusahakan hadir untuk menyapa peserta ini (murid SD),\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia menilai, mendidik anak-anak agar mencintai Indonesia sangat penting dan menjadi keharusan. Apalagi akan menjadi bekal dalam membangun pondasi bangsa yang lebih baik pada masa mendatang. Dekat dengan dunia literasi anak, dia menyatakan niatnya untuk mendorong penulis lokal asal Kaltim, terutama dalam bentuk dongeng.<\/p>\n<p>\u201cSupaya terus berkarya, supaya karyanya bisa dinikmati anak-anak. Dongeng bisa menambah daya pikir anak-anak. Meskipun hal kecil, tetapi dapat membentuk pola pikir yang lebih baik kedepannya,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Para orang tua dan guru pun diimbau, selalu memberikan hal-hal positif kepada anak-anak. Seperti selalu memperkenalkan kearifan lokal. Seperti larangan duduk di pintu, yang katanya akan ada hantu lewat.<\/p>\n<p>\u201cPadahal maksudnya agar tidak menghalangi orang yang mau lewat. Begitu banyak hal-hal dari masa lalu yang memiliki makna tertentu yang sangat positif untuk mengedukasi anak,\u201d tutupnya. (adv\/so)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIBERONE.ID, SAMARINDA \u2013 Melihat keceriaan dunia anak di momen kegiatan Membaca dan Mendogeng Bersama 1.000&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7887,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,62],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-7884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kalimantan-timur"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7884"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7884\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7892,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7884\/revisions\/7892"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7884"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}