{"id":18929,"date":"2026-09-21T15:17:59","date_gmt":"2026-09-21T15:17:59","guid":{"rendered":"https:\/\/siberone.id\/?p=18929"},"modified":"2026-09-22T03:49:41","modified_gmt":"2026-09-22T03:49:41","slug":"akses-antar-desa-jadi-kendala-dua-desa-di-sandaran-lebih-dekat-ke-sangatta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/2026\/09\/21\/akses-antar-desa-jadi-kendala-dua-desa-di-sandaran-lebih-dekat-ke-sangatta\/","title":{"rendered":"Akses Antar Desa Jadi Kendala, Dua Desa di Sandaran Lebih Dekat ke Sangatta"},"content":{"rendered":"<p>SIBERONE.ID, KUTIM \u2013 Kondisi geografis Kecamatan Sandaran, Kutai Timur, membuat akses antar wilayah tidak sepenuhnya terhubung langsung dengan pusat pemerintahan kecamatan. Jarak yang berjauhan menjadi salah satu kendala dalam mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Plt Camat Sandaran, Mulyadi, menyebut Kecamatan Sandaran memiliki sembilan desa dengan letak geografis yang tersebar cukup jauh. Kondisi tersebut membuat waktu tempuh dari sejumlah desa menuju ibu kota kecamatan berbeda-beda.<\/p>\n<p>Dari sembilan desa tersebut, terdapat tiga wilayah yang disebut paling dekat dengan ibu kota kecamatan, yakni Desa Tadoan, Manubar Dalam, dan Manubar. Sementara desa lainnya berada lebih jauh karena karakter wilayah Sandaran yang memanjang dan terpencar.<\/p>\n<p>Kondisi geografis paling terasa pada dua desa yang aksesnya tidak langsung terhubung dengan pusat Kecamatan Sandaran. Masyarakat dari wilayah tersebut harus melewati Kabupaten Berau untuk menuju kawasan tertentu.<\/p>\n<p>\u201cAda dua desa yang belum ada akses dari desa kecamatan kecuali melintasi Kabupaten Berau yaitu lewat Biduk-Biduk,\u201d ujar Mulyadi.<\/p>\n<p>Jalur melalui Biduk-Biduk membuat posisi kedua desa tersebut secara akses justru lebih dekat menuju Sangatta dibandingkan ke ibu kota Kecamatan Sandaran. Situasi ini menjadi karakter geografis tersendiri dalam hubungan antarwilayah di Kecamatan Sandaran.<\/p>\n<p>Perbedaan jarak tersebut juga berpengaruh terhadap kemudahan masyarakat dalam menjangkau pusat pemerintahan kecamatan. Tidak semua desa memiliki hubungan akses yang sama dengan ibu kota kecamatan karena letaknya yang saling berjauhan.<\/p>\n<p>Mulyadi menjelaskan kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan wilayah Kecamatan Sandaran. Selain jarak, keterhubungan antarwilayah menjadi faktor penting agar pelayanan dan mobilitas masyarakat dari desa-desa yang berada jauh tetap dapat berjalan.<\/p>\n<p>\u201cJadi di dua desa itu lebih dekat ke Sangatta daripada ke ibu kota Kecamatan Sandaran,\u201d kata Mulyadi.<\/p>\n<p>Kondisi geografis tersebut menunjukkan karakter Kecamatan Sandaran yang memiliki wilayah tersebar dengan pola akses berbeda. Keterhubungan antar wilayah menjadi kebutuhan penting untuk memperpendek jarak masyarakat terhadap pusat pemerintahan dan pelayanan di kecamatan. (adv\/SO2)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIBERONE.ID, KUTIM \u2013 Kondisi geografis Kecamatan Sandaran, Kutai Timur, membuat akses antar wilayah tidak sepenuhnya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18934,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,62,473,61,43],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-18929","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kalimantan-timur","category-kominfo-kutim","category-kutai-timur","category-pemerintahan"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18929"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18929\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18936,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18929\/revisions\/18936"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18929"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=18929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}