{"id":17499,"date":"2025-11-14T23:30:20","date_gmt":"2025-11-14T23:30:20","guid":{"rendered":"https:\/\/siberone.id\/?p=17499"},"modified":"2025-11-14T23:30:20","modified_gmt":"2025-11-14T23:30:20","slug":"dishub-kutim-siapkan-revitalisasi-pju-dukung-program-kutim-terang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/2025\/11\/14\/dishub-kutim-siapkan-revitalisasi-pju-dukung-program-kutim-terang\/","title":{"rendered":"Dishub Kutim Siapkan Revitalisasi, PJU Dukung Program \u201cKutim Terang\u201d"},"content":{"rendered":"<p>SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR\u2014 Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya mewujudkan wilayah yang lebih terang, aman, dan produktif di malam hari. Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan program besar revitalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai bagian dari dukungan terhadap visi Bupati Kutim dalam program \u201cKutim Terang.\u201d<\/p>\n<p>Menurut Poniso, langkah revitalisasi ini tidak hanya berorientasi pada penerangan semata, tetapi juga memiliki nilai strategis terhadap pendapatan asli daerah (PAD).<\/p>\n<p>\u201cJadi rencana besar saya yaitu revitalisasi PJU karena kalau kerja sama dengan PLN, akan ada pendapatan daerah di situ. Tahun ini saja kita dapat pengembalian hampir Rp1,5 miliar, dan tahun depan diproyeksikan mencapai Rp3,5 miliar,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, Dishub Kutim akan melakukan pemetaan per zona antara wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Pembagian zona ini dilakukan agar proses revitalisasi berjalan efektif dan terukur.<\/p>\n<p>\u201cKita akan bagi perzona. Sangatta Utara berapa titik, Sangatta Selatan berapa titik. Ini penting karena penerangan jalan umum merupakan kewenangan Dishub, namun tetap perlu koordinasi lintas sektoral,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk memastikan sinergi, Dishub telah menggelar rapat bersama sejumlah instansi teknis, seperti Bapenda, Bappeda, BPKAD, PUPR, Perkim, dan Bagian SDA. Hanya PLN yang masih dalam tahap finalisasi data terkait jumlah PJU yang sudah terpasang. \u201cKita sedang pastikan mana yang rusak, mana yang perlu diganti dengan lampu pintar yang bisa dipantau jarak jauh,\u201d kata Poniso.<\/p>\n<p>Program \u201cKutim Terang\u201d juga diharapkan membawa dampak sosial positif bagi masyarakat. Penerangan yang memadai, kata Poniso, akan membantu menekan potensi kenakalan remaja dan meningkatkan aktivitas ekonomi malam hari.<\/p>\n<p>\u201cTempat-tempat gelap sering jadi tongkrongan anak-anak yang butuh pembinaan. Kalau kita terangi, otomatis aktivitas masyarakat lebih aman, pedagang juga bisa berjualan lebih lama,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Poniso menegaskan bahwa dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral atas kondisi penerangan di wilayah Kutim.<\/p>\n<p>\u201cSaya ini merasa berdosa kalau masih ada jalan umum yang gelap dan menimbulkan risiko bagi masyarakat. Karena PJU itu kewenangan Dishub, maka kami harus memastikan tidak ada lagi warga yang gelap-gelapan,\u201d ujarnya dengan tegas.<\/p>\n<p>Ke depan, Dishub Kutim menargetkan seluruh kecamatan di Kutai Timur akan terang secara bertahap mulai dari Sangatta Utara dan Selatan, kemudian berlanjut ke Sang Saka, Bengalon, hingga ke Wahau dan Kongbeng. Program besar ini direncanakan rampung pada tahun 2026, dengan dukungan penuh dari DPRD Kutim.<\/p>\n<p>\u201cKita sedang finalisasi data dan skema bersama PLN. Setelah semua siap, kita jalankan. Harapan saya, 2026 nanti Kutim benar-benar terang dari kota hingga desa,\u201d pungkas Poniso. (az\/adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR\u2014 Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya mewujudkan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17506,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,473,61,43],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-17499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kominfo-kutim","category-kutai-timur","category-pemerintahan"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17499"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17507,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17499\/revisions\/17507"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17499"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=17499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}