
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kutai Timur, Akbar Tanjung, menekankan pentingnya mengintegrasikan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam pembangunan berkelanjutan di daerah.
“KLHS ini adalah komponen kunci dalam pembangunan berkelanjutan. Kita harus memastikan bahwa kebijakan pembangunan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melindungi lingkungan,” kata Akbar.
Ia menyoroti tantangan yang dihadapi Kutai Timur, termasuk kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang.
“Sumber daya alam kita terbatas, jadi pemanfaatannya harus bijak. Pembangunan di daerah ini harus diperhatikan dengan baik agar mampu mengurangi dampak lingkungan dari pembangunan,” tegasnya.
Akbar juga menekankan perlunya perencanaan tata ruang yang sesuai dengan RT, RW.
“Tanpa tata ruang yang baik, pembangunan kita akan tidak terarah. RPJPD harus sinkron dengan RTRW untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan lahan dan konservasi,” ujarnya.
Sebagai daerah dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, Kutai Timur memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian alam.
“Ini bukan hanya soal masa kini, tetapi juga warisan untuk generasi mendatang,” tutup Akbar menuju Kutai Timur 2045. (adv/so3)














